Tidak seperti cabang olah raga lain yang banyak mengalami kekacauan jadwal karena banyak negara yang mengundurkan diri, cabor bola voli indoor sejauh ini tetap dalam rencana awal. Sebanyak 10 negara dipastikan akan berlaga mulai 23-30 September di Palembang Sport And Convention Center (PSCC).

Gelombang kedatangan atlet bola voli dijadwalkan akan dimulai mulai Jumat (20/9) dan seluruh peserta akan ditempatkan di Hotel Sanjaya. Sekum PBVSI Sumsel, Faisol Dulhai, menjelaskan technical meeting untuk cabor bola voli indoor akan dilaksanakan pada Minggu (21/9).

“Sejauh ini persiapan kami cukup matang, tidak ada perangkat pertandingan yang belum siap. Saat ini kami tinggal menunggu pertandingan basket selesai, karena cabor bola voli indoor menggunakan venue yang sama di PSCC,” tutur Faisol.

“Kami beruntung karena sebelumnya sudah pernah menggelar SEA Games XXVI dan kejuaraan dunia lainnya sehingga panpel memiliki pengalaman yang cukup,” ucap Faisol.

Sementara itu, pelatih tim bola voli putra, Ibarsyah Djanu Tjahjono, mengaku terus mematangkan persiapkan anak asuhnya yang dipersiapkan untuk SEA Games akhir tahun ini di Myanmar. Pada perhelatan SEA Games mendatang, tim bola voli putra Indonesia sendiri ditargetkan untuk meraih emas.

“Berdasarkan hasil evaluasi, masih banyak yang harus dibenahi. Salah satunya yang paling mencolol adalah tim harus lebih berani berimprovisasi dalam pola serangan,” ujar Ibar.

Ibar juga menjelaskan bahwa tim bola voli putra Indonesia baru saja mengikuti Kejuaraan Asia 2013 Teheran, Iran yang menjadi uji coba sebelum turun di ajang ISG ini.

Pada kejuaraan di Iran, Ayip Rosyidi dkk gagal lolos ke babak berikut karena hanya menimpati urutan 3 dari 4 kontestan di Grup B. “Pada turnamen di Iran tersebut kami paham bahwa blok, servis, dan variasi serangan menjadi sektor terlemah dan harus ada perubahan,” tutur Ibar.

“Sejak menggelar pelatnas pada pada Juni lalu secara umum tim putra mengalam kemajuan, namun saya pikir belum maksimal. Negara-negara seperti Iran, Qatar, Mesir, Libya, Turki, Kamerun, Turmekistan, Kuwait, dan Arab Saudi yang akan menjadi lawan kami di ISG secara tradisi merupakan negara yang kuat di cabor bola voli,” ujar Ibar.

Sama seperti yang lainnya, ajang ini hanya sasaran antara, puncak permainan kami harapkan akan tampil di Myanmar nanti saat SEA Games,” kata Ibar.

 

Leave a Reply