Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Maurizio Zamparini mengaku sedih bahkan sampai ingin menangis setiap Paulo Dybala tidak dimainkan baik di level klub mau pun tim nasional.
Zamparini merupakan sosok yang cukup berjasa dalam karier Dybala.
Ya, Dybala merupakan penyerang yang bisa menyedot perhatian dan bersinar saat berseragam Palermo pada 2012 hingga 2015 sebelum pindah ke Juventus.
Namun, kedatangan Cristiano Ronaldo ke Juventus musim ini membuat Dybala mulai kehilangan tempat reguler dalam starting line-up tim berjulukan La Vecchia Signora.
(Baca juga: Jual Cristiano Ronaldo Terlalu Murah, Real Madrid Rugi Rp 198 Miliar)
Setelah menjadi starter di laga pertama Serie A musim 2018-2019 melawan Chievo bulan lalu, Dybala tidak bermain saat Juventus menang 2-0 atas Lazio.
Ia juga hanya tampil selama 10 menit ketika Juventus menang 2-1 atas Parma.
Kesulitan juga mulai dialami penyerang berusia 24 tahun itu di level internasional dalam beberapa bulan terakhir.
Dybala tidak tampil sebagai starter di dua partai terakhir seusai hanya sekali bermain saat menjadi pemain pengganti Piala Dunia 2018.
"Setiap ia ditinggalkan, membuat saya ingin menangis. Ia berada di bangku cadangan karena Allegri," kata Zamparini seperti dikutip BolaSport.com dari RMC Sport.
"Juventus memiliki banyak pemain juara. Ada alasan jelas untuk menangis saat seorang fenomenal sepertinya tidak bermain," ucapnya.
Zamparini juga mengklaim bahwa Paulo Dybala akan hengkang dari Juventus pada Januari 2019 dan sudah mendapatkan tawaran dari klub-klub asal Spanyol dan Inggris.
FC Barcelona merupakan salah satu klub yang dikait-kaitkan dengan Dybala pada masa lalu.
Real Madrid juga disebut-sebut tertarik menggaet Dybala setelah mereka menjual Cristiano Ronaldo ke Juventus.
Manchester United juga diyakini punya rencana membuat tawaran untuk merekrut Dybala.
View this post on InstagramBerikut klasemen lengkap UEFA Nations League. . #uefanationsleague
A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on