Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Tahun 2017 menjadi salah satu tahun yang cukup menyedihkan bagi sepak bola tanah air.
Betapa tidak, sepak bola tanah air harus kehilangan dua orang kiper legendaris pada tahun 2017.
Pada awal tahun 2017, publik sepak bola Indonesia terutama yang berbasis di kota Malang dikejutkan dengan meninggalnya kiper legendaris Arema, Ahmad Kurniawan.
Ahmad Kurniawan meninggal pada hari Selasa (10/1/2017) sore WIB.
Kakak kandung Kurnia Mega ini meninggal akibat komplikasi penyakit jantung, asam lambung, hingga gangguan pernafasan.
(Baca Juga: 10 Fakta Kiper Choirul Huda yang Perlu Kamu Tahu, No 5 Paling Mengejutkan)
AK, sapaan akrab Achmad Kurniawan, sudah dirawat di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang sejak 28 Desember 2016 lalu. Bahkan sempat mengalami koma beberapa hari.
Sepekan sebelum meninggal, AK dikabarkan keluarga mulai membaik dan dinyatakan dokter masuk dalam masa pemulihan.
Kepergian AK menjadi pukulan bagi Arema FC dan sepak bola nasional.
Pasalnya, dia adalah figur senior di bawah mistar gawang.
Kemudian jelang tutup tahun 2017, sepak bola tanah air kembali berduka kala kiper legendaris Persela Lamongan, Choirul Huda meninggal dunia pada hari Minggu (15/10/2017).
Choirul Huda meninggal akibat benturan dengan rekan setimnya yakni Ramon Rodriguez dalam laga Liga 1 kontra Semen Padang di Stadion Surajaya.
Pada menit ke-44, Huda coba mengamankan gawang dari ancaman Marcel Sacramento, tetapi dadanya malah mengenai kaki dari Rodrigues.
Huda sempat bergerak, kemudian tidak sadarkan diri. Tim medis langsung melarikan sang penjaga gawang ke rumah sakit dengan ambulans.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, sosok berusia 38 tahun itu sempat mendapatkan pertolongan dengan alat bantu oksigen.
Namun sayang nyawa Huda tak bisa tertolong.
(Baca Juga: Ayah Kevin Brands adalah Sosok yang Berperan dalam Penjualan Pemain Liverpool dan eks Manchester United Ini)
Meninggalnya Choirul Huda membuat sepak bola tanah air terus berduka.
Ucapan belasungkawa terus datang dari berbagai pihak tak hanya dari nasional dan internasional.
Bahkan insiden tersebut sampai disorot oleh media internasional.
Hingga kini sosok kedua kiper legendaris itu terus dikenang oleh pecinta sepak bola tanah air.