Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
"Saya hanya menyampaikan pesan pelatih (Philip Hansen), bahwa ini saatnya anak-anak menampilkan permainan terbaiknya," kata Marwal.
"Karena, hasil laga ini akan menentukan perjuangan, berlanjut atau terhenti," tuturnya menambahkan.
Eks pelatih fisik Cilegon United mengakui, laga terakhir menjamu anak asuhan Imam Riyadi ini adalah kesempatan terakhir bagi skuat Asykar Bertuah untuk terus lanjut berjuang di Liga 2 musim 2017.
Pada babak pertama laga ini, PSPS sudah unggul 3-0 atas Cilegon United. Gol pertama dicetak Wazir Kahfi saat laga jalan tujuh menit.
Lalu gol kedua melalui tendangan Herman Dzumafo melalui titik putih pada ke-30, kemudian ditambah gol via sepakan voli Firman Septian (32').
(Baca juga: Segera Pensiun Akhir Musim Ini, Xavi Siap Latih Timnas Qatar)
Memasuki babak kedua, Rinto Ali Cs berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan, namun upaya tersebut justru membuat Cilegon United semakin tertinggal.
Sebab, Frengky Pare Kogoya pada menit ke-90+2 kembali mencetak gol untuk tuan rumah.
"Cukup berat bagi anak-anak untuk mengejar defisit tiga gol di babak pertama," kata Imam Riyadi.
"Namun, saya sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak yang sangat maksimal. Apapun hasilnya, kami menerimanya."