Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

F1 GP Malaysia 2017 - Nasib Buruk Kembali Hantui Sebastian Vettel

By Ardhianto Wahyu Indraputra - Minggu, 1 Oktober 2017 | 21:34 WIB
Pebalap Ferrari asal Jerman, Sebastian Vettel, menumpang mobil Pascal Wehrlein (Sauber) setelah mengalami insiden dengan Lance Stroll (Williams) pada akhir balapan GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/10/2017). (ROSLAN RAHMAN/AFP PHOTO)

Kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tabrakan dengan pebalap Williams, Lance Stroll, membuat Sebastian Vettel berpotensi mendapat pinalti pada GP selanjutnya di Sirkuit Suzuka, Jepang.

Kerusakan berat yang terjadi di bagian gear box membuat tim Ferrari diprediksi akan mengganti mesin mobil milik Sebastian Vettel demi bisa tampil di seri selanjutnya.

"Kami akan memeriksanya sekarang, tapi ya, pasti, itu bisa menjadi kejutan buruk lain di akhir pekan ini," 

"Saya harap tidak terjadi karena seperti yang saya kepada Stroll kejadian tersebut sama sekali tidak perlu," kata Sebastian Vettel seperti dilansir BolaSport.com dari F1i.

Pada saat melakukan lap pendinginan, Sebastian Vettel bertabrakan dengan Lance Stroll hingga mengakibatkan bagian belakang mobilnya mengalami kerusakan berat.

(Baca Juga: F1 GP Malaysia 2017 - Usai Menjalani Debutnya di F1 Pebalap Ini Malah Mengalami Sakit Punggung)


Mobil pebalap Ferrari, Sebastian Vettel mengalami kerusakan parah setelah bersenggolan dengan mobil pebalap Williams, Lance Stroll selepas balapan F1 GP Malaysia (1/10/2017).(BOLASPORT.COM)

Sebastian Vettel pun harus menumpang mantan rekan setim Rio Haryanto, Pascal Wehlrein, untuk bisa kembali ke pit stop sementara mobilnya diderek ke pinggir lintasan.

Andai kembali mendapat pinalti maka hal tersebut akan kembali menjadi kerugian tersendiri bagi Sebastian Vettel.

Hal ini karena ia sedang berjuang menipiskan selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara, Lewis Hamilton.

Saat ini Lewis Hamilton masih menyimpan keunggulan 34 poin dan dengan lima balapan tersisa maka Sebastian Vettel harus lebih bekerja keras untuk bisa merebut titel juara F1 dari pebalap Mercedes tersebut.