Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLASPORT.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia berharap ketua umum baru PSSI hanya fokus mengurusi organisasi.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto, dalam acara "Dialog Nasional Mengelola Event Olahraga" di Kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Kamis (21/2/2019).
Gatot menginginkan ketua umum PSSI yang baru tidak nyambi dengan jabatan lainnya.
Ia menilai jika Ketua Umum PSSI tidak fokus maka akan sangat merepotkan seperti halnya Edy Rahmayadi kemarin.
Baca Juga : Latihan bersama Wajah Baru, Striker PSIS Semarang Tetap Enjoy
"Ini sangat merepotkan sekali, beliau (Edy) di Medan dan kantor PSSI di Jakarta," kata Gatot dikutip BolaSport.com dari Antara, Jumat (22/2/2019).
Selain itu, Gatot juga mengharapkan Ketum PSSI terpilih nantinya menjunjung tinggi integritas dan tidak memiliki kepentingan lain selain untuk memajukan persepakbolaan Indonesia.
Selain itu, Kemenpora juga mengingatkan agar calon Ketum PSSI tidak melanggar statuta FIFA, seperti diwajibkan telah menjadi pengurus PSSI sekurang-kurangnya selama lima tahun.
"Kami mengharapkan Kongres Luar Biasa (KLB) nantinya berjalan sukses dan lancar," kata Gatot menambahkan.
PSSI menyatakan akan menggelar KLB dalam waktu dekat menyusul status tersangka yang menerpa Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.
Gatot memastikan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi tindakan tegas yang diambil oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Kapolri Tito Karnavian.
Saat ini, Satgas tengah melakukan serangkaian penyelidikan terhadap organisasi PSSI terkait pengaturan skor di sepak bola Indonesia.
Baca Juga : PSIS Siapkan 23 Pemain Hadapi Bhayangkara FC di Piala Indonesia 2018