Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Umpatan kepada Maurizio Sarri Jadi Sebab Ricuh Laga Chelsea Vs Burnley

By Ahmad Tsalis - Selasa, 23 April 2019 | 20:04 WIB
Pemain Burnley, Ashley Barnes, mencetak gol dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris kontra Chelsea di Stadion Stamford Bridge, 22 April 2019. (TWITTER.COM/BURNLEYOFFICIAL)

BOLASPORT.COM - Umpatan kebencian yang diterima pelatih Maurizio Sarri ditengarai jadi bumbu kericuhan dalam laga pekan ke-35 Liga Inggris antara Chelsea dan Burnley.

Chelsea harus mengakhiri bentrokan gameweek ke-35 Premier League melawan Burnley, Senin (22/4/2019) dengan skor imbang 2-2.

Tak bisa mendulang tripoin di kandang sendiri, Stamford Bridge, memang menyesakkan bagi Chelsea.

Pasalnya, hasil imbang itu membuat Chelsea masih harus berjuang untuk mengamankan posisi empat besar klasemen Liga Inggris.

Namun, kejadian konfrontasi jelang berakhirnya laga menambah pelik keadaaan.

Baca Juga : Rombak Lini Belakang, Man United Incar Pemain Terbaik Akademi Chelsea

Kronologinya, pelatih Chelsea, Maurizio Sarri terlibat konfrontasi dengan pelatih kiper Burnley, Billy Mercer, saat injury time babak kedua.

Menurut laporan The Guardian yang dilansir BolaSport.com, Sarri terpancing atas umpatan yang dikeluarkan Mercer.

Tak sudi diolok-olok, pelatih berumur 60 tahun itu keluar dari zona instruksi pelatih untuk menghampiri bangku cadangan Burnley.

Sarri lantas memperagakan gesture balasan kepada Mercer. Atas tindakannya itu, mantan pelatih Napoli ini diusir oleh wasit Kevin Friend.

Baca Juga : VIDEO - 10 Pemain Lawan di Kotak Penalti Tak Bisa Bendung Gol N'Golo Kante

Tak berhenti di situ. Setelah laga tuntas, tensi kedua tim makin memanas setelah Antonio Ruediger langsung menghampiri Billy Mercer.

Ruediger, yang kala itu absen karena cedera, seakan tak terima Sarri mendapatkan olok-olokan.

Dalam melancarkan aksinya, bek asal Jerman itu juga melibatkan pelatih kiper dan pelatih kebugaran The Blues, Massimo Nenci serta Paolo Bertelli.

Sontak para pemain dari kedua tim dan ofisial tumpah ruah untuk memisah kedua kubu yang terlibat bentrokan demi menenangkan keadaan.

Baca Juga : Era Kesuksesan Jose Mourinho sebagai Pelatih Dinilai Telah Habis

Di sisi lain, Sarri memang tampak kerap marah-marah sepanjang laga.

Sebab, ia tak senang karena tim tamu seperti mengulur-ulur waktu hingga memaksa gelandang Chelsea, Mateo Kovacic, harus melakukan pelanggaran yang diganjar kartu kuning.

Hanya saja, terlepas dari hal itu, asisten pelatih The Blues, Gianfranco Zola, mengonfirmasi bahwa Sarri memang mendapat umpatan buruk.

"Kami tak bahagia karena hasil akhir laga yang tak memuaskan," ujar Zola, seperti dikutip BolaSport.com dari laman Daily Mail.

"Penyebabnya, kami merasa tak punya cukup waktu untuk bertanding. Emosi pun timbul karena kami peduli akan hal ini.

"Sementara Maurizio tak senang perihal beberapa kata yang terlontar kepadanya," tutur Zola lagi.

Media-media Inggris meyakini bahwa umpatan yang diucapkan Billy Mercer kepada Maurizio Sarri adalah "orang Italia sialan".

Kendati demikian, belum ada keterangan resmi terkait kasus ini hingga sekarang. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) masih menyelediki dugaan ujaran kebencian kepada Sarri.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Setelah meninggalkan Real Madrid pada awal musim, Cristiano Ronaldo seolah mengalami kemunduran prestasi. . Mundurnya prestasi individu Ronaldo nampaknya terasa lebih "nyesek". Bagaimana tidak, satu-satunya pria yang merebut "semua" titel pemain terbaik di daratan Eropa adalah mantan kompratiotnya di Real Madrid, Luka Modric. #cristianoronaldo #cristiano #ronaldo #serieA #fifa #uefa #ballondor #gridnetwork #championsleague #juventus #realmadrid

A post shared by BolaSport.com (@bolasportcom) on

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P