Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLASPORT.COM - Rekan Khabib Nurmagomedov asal Rusia, Petr Yan, berjanji akan menghabisi juara kelas bantam UFC, Aljamain Sterling.
Petr Yan tak sabar dalam duel ulang melawan Aljamain Sterling yang diagendakan berlangsung pada tahun depan.
Pasalnya, Petr Yan pernah menelan kekalahan dari Aljamain Sterling yang berimbas kehilangan gelar juara kelas bantam.
Yan sebagai informasi memiliki pengalaman buruk saat berhadapan dengan Aljamain Sterling.
Baca Juga: Kesal Dicap Muka Dua, Musuh Terakhir Khabib Nurmagomedov Beri Reaksi
Dia harus didiskualifikasi oleh wasit saat laga melawan Sterling di acara UFC 259 pada Maret lalu.
Saat itu, Yan dianggap melakukan serangan ilegal lewat lututnya ke arah Sterling. Pelanggaran tersebut yang membuatnya kehilangan sabuk juara kelas bantam.
Upaya balas dendam Yan lewat laga ulang hampir tersalurkan dengan jadwal melawan Sterling yang dipesan pada acara UFC 267 pada Oktober lalu.
Adapun begitu, Sterling mundur dari laga karena mengalami cedera dan harus menjalani operasi pada bagian lehernya.
Baca Juga: Conor McGregor Sosok Besar di MMA, Ratu Tinju Samakan dengan Muhammad Ali
Alhasil, Yan dihadapkan melawan Cory Sandhagen pada laga bertajuk perebutan gelar interim kelas bantam.
Pada pertandingan yang berlangsung, petarung berjuluk No Mercy itu menunjukkan dominasinya atas Sandhagen dan berhasil menang untuk mengambil gelar interim kelas bantam.
Hasil tersebut lalu menempatkan Yan sebagai penantang teratas gelar kelas bantam sejati yang dimiliki Sterling.
Melihat kemenangan itu, Yan berharap bisa dipesan kembali dalam laga duel ulang melawan Sterling.
Baca Juga: Dustin Poirier Dimusnahkan, Raja Kelas Ringan Pantas Rebut Penghargaan Fighter of the Year
Dia pun berjanji akan memberikan penampilan yang brutal dengan menghancurkan Sterling.
"Untuk diingat, bahwa Alga (Aljamain) adalah incaran saya," tulis Yan di Twitter, dikutip BolaSport.com dari MMAjunkie.com.
"Kali ini saya akan menghancurkan tukang ngeluh ini dengan mengesankan," sambung Yan.
Dari ancaman yang diberikan, Sterling mengaku tak takut dan siap menghadapi musuh bebuyutannya tersebut pada tahun depan.
"Ada hadiah yang tak akan disangka oleh Yan pada awal 2022! Sampai jumpa musuh bebuyutan!" tulis Sterling di Instagram.
Baca Juga: Conor McGregor Tak Disenangi Publik Irlandia, Ratu Tinju Heran