Menang 7 Kali Beruntun, Eko Roni Saputra Amini Filosofi Menjadi Air dari Bruce Lee

By Dwi Widijatmiko - Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:30 WIB
Eko Roni Saputra mengunci kaki Yodkaikaew Fairtex di ONE 162, Jumat (21/10/2022) di Kuala Lumpur. (ONE CHAMPIONSHIP)

BOLASPORT.COM - Jagoan ONE Championship asal Indonesia, Eko Roni Saputra, mengamini bahwa filosofi yang pernah diucapkan seniman bela diri legendaris, Bruce Lee, adalah sesuatu yang harus dilakukan seorang petarung MMA termasuk dirinya.

Bruce Lee pernah mengucapkan kata-kata yang kemudian menjadi salah satu filosofi paling penting di MMA.

"Kosongkan pikiran Anda, jadilah tanpa bentuk. Tanpa wujud, seperti air."

"Jika Anda memasukkan air ke dalam cangkir, air berubah menjadi cangkir."

"Anda memasukkannya ke dalam botol, air berubah menjadi botol," kata Bruce Lee.

Di jagat MMA, filosofi ini sangat pas karena tidak ada yang baku dalam bela diri campuran.

Sesuai namanya, seorang atlet mixed martial arts sebaiknya menguasai semua hal.

Baca Juga: Hasil ONE 162 - Eko Roni Saputra Luar Biasa, Puntir Kaki Lawan dan Menang Ronde Pertama Lagi

Dengan begitu, dia selalu siap menghadapi kondisi pertarungan yang berbeda-beda untuk mengambil keputusan yang tepat.

Sebagai jagoan MMA yang sedang naik daun di ONE Championship, Eko Roni Saputra, mengamini pentingnya "menjadi air" bagi seorang petarung seperti dirinya.

"Ya, itu memang benar," kata Eko Roni Saputra dalam wawancara dengan Bolasport.com, Selasa (25/10/2022).

"Harus seperti air, itu benar, karena saya pakai gulat pun mengalir begitu saja."

Eko berbicara setelah kemenangannya atas Yodkaikaew Fairtex di ONE 162 pada Jumat (21/10/2022) di Kuala Lumpur.

Kebetulan dalam pertarungan itu, Eko memperlihatkan dirinya menjalankan filosofi menjadi air dari Bruce Lee.

Mantan pegulat nasional ini tampil makin kreatif, menunjukkan dirinya mampu beradaptasi dan mengambil keputusan cepat memanfaatkan situasi yang ada.

Sedang dalam posisi menghajar Yodkaikaew dengan ground and pound, Eko melihat celah dan dalam sekejap mengganti pendekatannya.

Baca Juga: ONE 162 - Eko Roni Saputra Tidak Kecil Hati Belum Hadapi Jagoan Top 5 ONE Championship

Dia berguling, menangkap kaki Yodkaikaew, dan mengeksekusi lawan dengan kuncian heel hook.

Sebelum di ONE 162, Eko juga sudah pernah memperlihatkan pergantian bentuk permainannya di tengah pertarungan waktu melawan Chan Rothana pada 11 Maret lalu.

Sedang di atas angin dalam posisi meng-KO Chan, Eko tiba-tiba mengubah pendekatannya.

Melihat ada peluang, Eko malah melancarkan takedown dan akhirnya mengunci Chan dengan rear-naked choke. 

"Setiap situasi pasti ada celah, kalau satu upaya tidak kena, jangan paksa dan cari opsi kedua," kata Eko lagi.

"Waktu melawan Yodkaikaew, saya bisa ground and pound tetapi kalau dia bisa naik berdiri nanti pertarungan bisa susah lagi."

"Saya lihat posisi dia dan ada opsi untuk memakai teknik heel hook ini. Alhamdulillah keputusan saya tepat."

"Seperti air mengalir dalam pertarungan itu bagus, kesalahan orang saya masukkan sebagai strategi," pungkas Eko Roni Saputra.