Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLASPORT.COM - Penyerang tim nasional U-17 Mali, Salif Noah Leintu, langsung membidik Manchester United usai Piala Dunia U-17 2023.
Salif Noah Leintu memiliki target besar setelah membela timnas U-17 Mali pada Piala Dunia U-17 2023.
Sang penyerang menjadi bagian dari laju bagus timnas U-17 Mali yang tengah berlaga di Indonesia.
Bersama rekan setimnya, Salif Noah Leintu mampu menembus babak semifinal.
Impian timnas U-17 Mali untuk melaju ke final harus terhenti di tangan timnas U-17 Prancis.
Leintu dan rekan setimnya kini tengah menunggu laga perebutan tempat ketiga pada Piala Dunia U-17.
Timnas U-17 Argentina akan menjadi lawan bagi Leintu dkk untuk menuntaskan misi yang tersisa.
Peringkat ketiga Piala Dunia U-17 2023 menjadi target terdekat bagi sang penyerang.
Baca Juga: Bukan Hanya untuk Real Madrid, Jude Bellingham Anugerah bagi Sepak Bola
Akan tetapi, Leintu juga sudah merencanakan target panjang untuk karier profesionalnya.
Penyerang berusia 17 tahun tersebut memiliki mimpi untuk tampil di Benua Eropa.
Leintu pun sudah memiliki pilihannya sendiri terkait klub yang ia minati.
"Saya menyukai Man United dan opsi ini menjadi yang terbaik," kata Leintu kepada BolaSport.com.
"Kami sekarang hanya mempertimbangkan sejumlah opsi yang terbaik untuk saya," ucap sang penyerang menambahkan.
Saat ini, Leintu masih tergabung dengan klub Bethesda Olney SC di Amerika Serikat.
Target yang tinggi mendorongnya untuk bekerja ekstrakeras demi mencapainya.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2023 - Indonesia ibarat Dapat Durian Runtuh, Banyak Manfaat yang Didapatkan
Membela klub idola menjadi impian bagi setiap pemain yang memilih jalan profesional.
Namun, Leintu juga tidak ingin terlalu memaksa jika keadaan akhirnya kurang mendukung.
Impian membela Man United tentu sulit terwujud jika klub Liga Inggris tersebut tidak tertarik mendatangkannya.
Leintu sendiri sudah bersikap lapang dada jika ditolak oleh klub idola masa kecil.
Ia akan berusaha mencari jalan karier lain yang bisa mengembangkan bakatnya.
Di usia yang masih 17 tahun, Leintu tidak perlu takut akan masa depannya.
Leintu masih memiliki waktu yang panjang untuk meningkatkan kemampuan olah bola.
Kemampuan yang meningkat bisa menarik perhatian klub-klub untuk mau merekrutnya.