Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLASPORT.COM - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung akhirnya sukses melewati ujian pertama pada French Open 2024.
Gregoria menghadapi tunggal putri peringkat 12 dunia BWF asal Korea Selatan, Kim Gae-eun pada babak pertama French Open 2024.
Sempat banyak melakukan kesalahan dan kehilangan gim kedua, kemenangan mampu diamankan Gregoria via rubber gim.
Dia menang dengan skor 21-16, 12-21, 21-14 pada laga yang dihelat di Adidas Arena, Paris, Prancis, Selasa (5/3/2024)
Jalannya Pertandingan
Gregoria mampu membukan laga dengan keunggulan 3-0, dua poin diantaranya didapat karena kesalahan pengembalian bola dari Kim.
Namun Gregoria tak segera memanfaatkan momentum itu untuk mempelebar keunggulan.
Kim yang justru berhasil menyamakan skor pada 5-5 usai mampu mengembalikan pukulan dropshot yang sulit dari Gregoria.
Meskipun Gregoria kembali unggul 7-5, akan tetapi dua kali serangannya justru berbuah poin untuk lawan sehingga membuat skor sama 7-7.
Hingga akhirnya Gregoria mulai membuka jarak keunggulan empat poin pada interval gim pertama dengan skor 11-7.
Selepas jeda, pertandingan masih berjalan dengan tempo yang cenderung lambat. Namun Gregoria bisa menjaga ritmenya dengan permainan lob-lob.
Gregoria tetap menjaga keunggulan hingga pertengahan laga dengan skor 16-10.
Gim pertama akhirnya dituntaskan cukup mudah oleh Gregoria usai dua poin terakhir didapat karena pengembalian bola dari Kim yang keluar.
Baca Juga: French Open 2024 - 6 Kontestan Mundur, Penyihir Istora dari China Kembali
Pada gim kedua, Kim berhasil lebih dulu memimpin dengan skor 3-1.
Namun Kim masih sering melakukan kesalahan-kesalahan yang menguntungkan Gregoria untuk balik memimpin menjadi 4-3 yang bertahan sampai skor 6-4.
Tetapi Kim mampu bangkit dan berbalik unggul lagi hingga interval dengan skor 11-9.
Selepas jeda, permainan Gregoria justru menurun drastis sampai membuatnya tertinggal dengan skor 10-18 dan akhirnya harus takluk pada gim kedua.
Memasuki gim pamungkas, Gregoria langsung tancap gas dengan mencetak empat poin beruntun untuk membuka keunggulan.
Namun kesalahan-kesalahan Gregoria memberikan momentum untuk Kim memangkas skor menjadi satu angka saja pada 9-10.
Beruntung, pengembalian servis yang baik dari Gregoria berhasil mengecoh lawan untuk memimpin dua poin pada interval.
Selepas jeda, Gregoria terus memperbesar keunggulannya hingga skor 19-11.
Kim masih merespons dengan mencetak tiga poin lagi, sebelum Gregoria akhirnya menuntaskan gim ketiga lebih dulu.
Dengan hasil ini, Gregoria masih menjaga rekor belum pernah kalah dengan catatan (8-0) atas tunggal putri kedua Korea Selatan setelah An Se-young itu.