Keputusan Pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec untuk mengirim Egy Maulana Vikri ke tim B nampaknya juga turut menarik perhatian mantan striker timnas Indonesia yang kini berkarier sebagai pelatih di Belanda, Jhonny van Beukering.
Egy Maulana Vikri kembali tak dimainkan oleh Piotr Stokowiec dalam laga kedua Ekstraklasa melawan Slask Wroclaw pada Jumat (27/7/2018) lalu.
Terkait hal tersebut, Stokowiec menjelaskan absennya Egy Maulana Vikri di dua laga awal Ekstraklasa.
"Kami sangat paham tentang masalah ini. Dia (Egy) tidak berpartisipasi dalam proses latihan, dia butuh pemulihan," ujar Piotr dikutip BolaSport.com dari Dziennik Baltycki.
"Dia pemain muda yang harus menemukan tempatnya di lingkungan baru. Ingat bahwa dia belum bermain di senior," ujarnya.
(Baca juga: Lechia Gdansk Ingkar Janji kepada Egy Maulana Vikri?)
Lebih lanjut, Piotr Stokowiec berharap Egy dapat berkembang dan menyesuaikan budaya dan iklim lebih dulu.
Ia pun tidak bisa menentukan jangka waktu sampai kapan Egy akan bermain di tim kedua.
"Kami akan memainkannya di tim kedua. Saya tidak menentukan jangka waktu berapa lama. Egy berkembang, mengenal budaya, iklim, adat istiadat, dan makanan," ujarnya.
"Dia terbang pulang sesekali, bertemu dengan kerabatnya dan kembali lebih tersenyum. Itu normal karena dia pria muda. Kami akan mencoba mengembangkan dan menggunakan potensinya," tambahnya.
Hal ini menarik perhatian mantan striker timnas yang kini menjadi pelatih di Belanda, Jhonny van Beukering.
Melalui akun instagramnya, ia terang-terangan mengkritik kebijakan Piotr Stokowiec yang mengirimkan Egy Maulana Vikri ke tim B.
(Baca juga: Gara-gara Pasang Bendera Indonesia Terbalik, Pemain Timnas U-16 Malaysia Ini Mendapat Karma Menyakitkan)
"Ya, itu membutuhkan proses, tetapi jika Egy dikirimkan ke tim B, anda tak perlu memberinya kontrak profesional. Anda membuat orang khawatir dan kesalahan besar bagi anda karena harapan dari Indonesia begitu besar dan anda tak bakal menepatinya," tulis Jhonny.
Van Beukering saat ini tengah berkarier sebagai pelatih di Belanda.
Pria berusia 34 tahun itu didaulat sebagai pelatih klub amatir Belanda asal Arnhem, MASV.
Jhonny van Beukering juga merupakan pemain naturalisasi yang bermain memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2012.
Editor | : | Bagas Reza Murti |
Sumber | : | dziennikbaltycki.pl, instagram.com/jhonnyvanbeukering |
Komentar