Tim asal Samarinda, Borneo FC, gagal melaju dengan sempurna pada ajang Piala Presiden 2018.
Kesebelasan beralias Pesut Etam tersebut harus kandas lebih dini di babak fase grup Piala Presiden setelah takluk dalam dua laga beruntun.
Dengan hasil tersebut, tim racikan duet Ponaryo Astaman dan Kurniawan Dwi Yulianto dipastikan tak dapat merebut tiket delapan besar.
Meski menyisakan satu laga melawan PSPS Riau, namun apapun hasil yang didapat tak berpengaruh bagi skuat Pesut Etam.
(Baca Juga: Dilepas Persija Jakarta, Pemain Ini Bersinar bersama Tim Promosi)
Dengan kegagalan tersebut, Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin, tak mau ambil diam dan akan melakukan sikap.
Nabil mengatakan, pihak manajemen segera melakukan pencoretan peman dan menyertakan nama-nama kepada jajaran pelatih.
"Dengan hasil ini di piala presiden, kami akan lakukan pencoretan pemain. Siapa yg akan bertahan dan pergi. Selanjutnya kami serahkan ke tim pelatih Borneo FC," kata Nabil.
Memang, dalam Piala Presiden kali ini Borneo FC tak meurunkan skuat utama mereka.
Pasalnya, tim utama Pesut Etam tengah melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta.
(Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Finalis Piala Presiden Gugur di Fase Grup)
Namun, meski tak menurunkan skuat utama, Borneo FC tetap berlaga dengan kekuatan mumpuni.
Demi Piala Presiden 2018, Borneo FC memakai empat tenaga yang dipinjam dari Persipura Jayapura.
Tak hanya itu, Borneo FC juga menggunakan empat pemain asing untuk Piala Presiden 2018.
Editor | : | Stefanus Aranditio |
Sumber | : | BolaSport.com |
Komentar