Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memiliki seorang Juru Bicara (Jubir) yang berparas cantik. Perempuan tersebut adalah Anindya Kusuma Putri yang pernah menjadi peserta Miss World 2015, setelah sebelumnya terpilih sebagai Puteri Indonesia di tahun yang sama.
Anin begitu sapaan akrabnya memiliki sikap yang lembut dalam bertutur kata.
Hal itu dibuktikan ketika SuperBall.id dan BolaSport.com berkesempatan wawancara ekslusif dengannya di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/7/2017).
Anin menceritakan awalnya mengapa ia menerima pinangan Menpora Imam Nahrawi untuk menjadi Jubir.
Wanita berusia 25 tahun itu mengatakan awalnya Menpora Imam berkesempatan hadir di acara Puteri Indonesia 2017, di mana saat itu Anin ditugaskan menjadi juri.
Tak hanya dihadiri Imam, di ajang tersebut juga ada Menteri Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).
Imam pun mencoba menanyakan beberapa pertanyaan kepada Anin sebelum diangkat sebagai Jubir Kemenpora.
"Saya cerita kalau dahulu sempat ikut program pemuda dari Kemenpora, nama programnya itu Kapal Asean Jepang tahun 2014, saya bercerita dahulu-dahulu sampai sekarang," kata Anin.
"Pak Imam juga sempat bertanya kepada saya, kamu asalnya dari mana? lalu saya bilang dari Semarang pak, mulai saat itu Pak Imam bertanya kepada saya dengan Bahasa Jawa," sambungnya.
Anin mengatakan, Imam menanyakan apa olahraga favoritenya.
Anin menjawab bulu tangkis, tetapi Imam tidak percaya dengan apa yang diucapkannya.
Imam langsung mengajak Anin bermain bulu tangkis di Kemenpora.
Setelah itu, Imam langsung mementions Anin di akun twitternya untuk meminta wanita kelahiran 3 Februari 1992 tersebut menjadi Jubir.
Seperti diketahui, jabatan sebagai jubir memang lagi kosong di Kemenpora.
Itu setelah Gatot S Dewa Broto naik jabatan ke Sekretaris Menpora.
"Saya belum mengerti tugas dari jubir itu apa, tapi Pak Imam menjelaskan tugas jubir itu sama kaya Pak Gatot sebelumnya, saya sempat mikir juga dan meminta waktu karena belum pernah melakukan ini karena saya ini lulusan teknik," kata Anin sambil tersenyum.
Anin pun akhirnya mengambil keputusan untuk menerima jabatan tersebut pada Mei 2017.
Wanita lulusan Universitas Diponegoro itu sudah merasakan sekitar tiga bulan menjadi jubir dan tentunya ada hal-hal baru yang dialaminya.
Pengalaman baru yang sangat disukai oleh Anin lebih kepada berkomunikasi dengan pejabat-pejabat penting.
(Baca Juga: Video Ini Menjelaskan Alasan Gila Kepindahan Neymar ke PSG, Dani Alves dan Lionel Messi Termasuk Alasannya)
Meskipun masih merasa canggung, Anin tetap berusaha profesional untuk menyelesaikan setiap pekerjaannya.
"Pasti banyak hal baru dipelajari, karena sebelumnya dulu aktif di program Kemenpora dan juga pernah mengalami menjadi atlet bulu tangkis waktu kecil tapi setelah itu tidak mengikuti berita olahraga," kata Anin.
"Kemenpora kan mengurusi semua olahraga, jadi sekarang lebih banyak membaca berita olahraga, dan saya juga senang berdiskusi dengan semua orang di sini untuk update secara kesuluruhan," tutupnya.
Editor | : | Nina Andrianti Loasana |
Sumber | : | BolaSport.com |
Komentar