PSMS Medan ditantang tuan rumah Madura United, dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2018 di Stadion Ratu Pamelingan, Minggu (8/7/2018).
Dalam laga tersebut, PSMS akan sedikit diuntungkan dengan rekor buruk Madura United yang belum pernah meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Setidaknya, skuat Ayam Kinantan berharap mampu mencuri poin perdana dari markas Madura United.
(Baca Juga: Pelatih PSM Punya Rencana Beda soal Asnawi Mangkualam)
Namun, bermain sebagai tim tamu, PSMS tidak mau memikirkan rekor buruk Laskar Sappe Kerrab.
Hal tersebut disampaikan oleh pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman.
(Baca Juga: Tim Kuda Hitam Bergaya Total Football Ini Sukses Hempaskan Brunei dengan Skor Telak)
"Lebih baik kami berpikir kepada diri sendiri saja karena tim kami bermasalah. Jadi, kami fokus pada strategi apa yang akan kami terapkan," ujar Djadjang kepada wartawan, termasuk BolaSport.com, Jumat (6/8/2018).
Menurut pelatih yang kerap disapa Djanur ini, rekor buruk milik anak asuh dari Gomes de Oliveira bakal menjadi motivasi tersendiri bagi Madura United.
Hal ini pula yang akan menjadi kewaspadaan Djanur untuk mengantisipasi semangat pemain Madura.
(Baca Juga: Piala AFF U-19 - Salut! Begini Suasana Bersih Ruang Ganti Timnas Malaysia Usai Kontra Kamboja)
"Tim lawan bermain di kandang pasti memiliki motivasi sendiri. Justru sebaliknya buat mereka yang tidak pernah menang di lama laga terakhir ini akan membuat motivasi mereka naik," kata Djanur.
Sementara itu, Djanur hanya memboyong 17 pemain saat laga kontra Madura United.
Skuat Ayam Kinantan tak membawa Frets Butuan.
Ia kemungkinan absen karena sedang mengikuti kegiatan di kesatuannya.
Frets merupakan pemain yang juga berprofesi sebagai prajurit TNI.
Editor | : | Andrew Sihombing |
Sumber | : | medan.tribunnews.com |
Komentar