Tuan rumah Bhayangkara FC ditahan imbang 2-2 oleh Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-23 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (22/9/2018).
Saat jumpa pers selesai pertandingan, pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengungkapkan kekecewaan kepada para pemainnya.
Ia menganggap kalau para pemain Bhayangkara FC gagal menjalankan intruksi dengan baik, dan harus kecolongan gol.
Apalagi tiga poin yang harusnya didapat justru harus rela dicuri oleh Barito Putera.
(Baca Juga: Persib Harus Bungkam Persija, Mario Gomez Punya Empat Alasan)
"Saya sangat marah kepada anak-anak, karena kami adalah tim juara bertahan, dan tidak cukup dengan performa seperti itu," ujarnya.
McMenemy mengatakan merasa sangat malu dengan status juara bertahan, tetapi gagal dalam memperoleh poin penuh.
Andai sukses memperoleh kemenangan, tim berjulukan The Guardian tersebut berhak berada di urutan kedua klasemen sementara Liga 1 2018.
Namun dengan hasil imbang, Bhayangkara FC hanya naik satu peringkat ke nomor lima klasemen sementara dengan perolehan 36 poin.
(Baca Juga: Persebaya Disumbang Hat-trick, David da Silva Langsung Jadi Top Scorer Liga 1 2018)
Simon McMenemy mengatakan akan melakukan evaluasi, supaya anak asuhnya tidak melakukan kesalahan lagi dan mampu berjuang selama 89 menit.
"Jika tetap ingin menjadi juara, jika ingin masuk level Internasional maka kami harus bisa berjuang sampai 89 menit," kata McMenemy.
Berita Timnas U-16 Indonesia, Media Iran Sebut Garuda Asia Mengejutkan hingga Komentar Pelatih Iran https://t.co/c2hhdivXmp
— BolaSport.com (@BolaSportcom) 22 September 2018
Editor | : | Kautsar Restu Yuda |
Sumber | : | BolaSport.com |
Komentar