"Sepertinya tidak mungkin. Mereka (Mercedes) harus melakukan blunder besar-besaran untuk bisa gagal memenangi kompetisi tahun ini," ujar Horner, dikutip Bolasport.com dari Motorsport.com.
"Target kami pada paruh kedua hanyalah memperpendek jarak dengan mereka, sembari terus membuat kemajuan dengan mobil kami sebagai persiapan menyambut kompetisi musim depan," kata Horner melanjutkan.
After victory on Sunday, @LewisHamilton is now just 10 wins behind Michael Schumacher's all-time record of 91 #HungarianGP ???????? #F1 pic.twitter.com/cFFGI8WL7U
— Formula 1 (@F1) August 5, 2019
Saat ini, Lewis Hamilton memuncaki klasemen sementara dengan raihan 250 poin, disusul rekan setimya, Valtteri Bottas, di urutan kedua dengan 188 poin.
Sementara itu, Max Verstappen berada di peringkat ketiga dengan koleksi 181 poin.
Artinya, ada selisih 69 poin di antara Verstappen dan Hamilton.
Meski masih bisa dilakukan, Horner menyebut kans Verstappen untuk memangkas margin poin dengan Hamilton sangat kecil.
"Lewis (Hamilton) memiliki keunggulan hampir tiga balapan (poin maksimal 75) dengan sembilan balapan tersisa," tutur Horner.
"Tidaklah mungkin dia akan gagal mendulang poin pada tiga balapan," ucap dia lagi.
Baca Juga: Ross Brawn: Runner-up F1 2019 Akan Jadi Hal Spesial bagi Max Vestappen
Di luar prediksi soal juara dunia F1 2019, Christian Horner juga mengungkap perkembangan jet darat Red Bull Racing yang menurut dia, cukup pesat.
Editor | : | Diya Farida Purnawangsuni |
Sumber | : | motorsport.com |
Komentar