BOLASPORT.COM - Pemerintah Daerah Yogyakarta mengusulkan untuk menghentikan sementara waktu proses renovasi Stadion Mandala Krida yang akan digunakan untuk Piala Dunia U-20 2021 karena wabah virus corona.
Indonesia terus berbenah dalam mempersiapkan gelaran Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
Sejumlah renovasi terutama pada stadion-stadion yang akan digunakan sebagai venue pertandingan terus dilakukan di tengah wabah virus corona.
Baca Juga: Nyaris Gabung Persib Bandung tapi Gagal, Ini Pengakuan Hamka Hamzah
Namun, usulan penghentian proses renovasi datang dari Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istiwewa Yogyakarta.
Seperti diketahui, Stadion Mandala Krida yang berada di Yogyakarta menjadi calon venue yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan di Piala Dunia U-20 2021.
Adanya pandemi COVID-19 membuat Pemda DIY mengusulkan supaya proses renovasi stadion dihentikan untuk sementara waktu.
Baca Juga: Sejarah Hari Ini - Chicago Bulls Ukir Rekor 72 Kemenangan pada NBA 1995-1996
"Teman-teman di Disdikpora (Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY) sedang konsultasi koordinasi dengan FIFA dan PSSI dengan usulan kami tidak melanjutkan pembangunan Mandala Krida," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, dilansir Bolasport.com dari Antara.
Menurutnya, renovasi stadion harus dihentikan untuk sementara waktu karena Pemda DIY berniat untuk menyalurkan seluruh dana pada APBD DIY untuk penanganan virus corona.
"Yang kedua dari sisi pekerjaan yang cukup besar, sangat mungkin nanti akan ada pengerahan tenaga-tenaga yang protokol kesehatannya sulit diatur," katanya menambahkan.
Baca Juga: Selamat Hari Kartini, PSIS Semarang: Mati Satu Tumbuh Seribu
Meski demikian, keputusan untuk menghentikan proses renovasi tersebut masih harus menanti keputusan dari PSSI dan FIFA.
Sebab, jika proyek ini benar-benar dihentikan, maka PSSI harus segera mencari venue lain yang bisa digunakan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan.
"Karena sudah ada kerja sama bersama maka harus kita batalkan bersama juga," tutupnya.
Editor | : | Hugo Hardianto Wijaya |
Sumber | : | antaranews.com |
Komentar