BOLASPORT.COM - Pemerintah Prancis mengirim bantuan keamanan ke Qatar untuk melancarkan Piala Dunia 2022 di tengah banyaknya seruan dan boikot untuk tak menghadiri turnamen tersebut atas dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusi (HAM).
Kota-kota di Prancis baru-baru ini menyerukan bahwa tidak akan menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2022 di layar besar tengah kota.
Hal ini sebagai langkah untuk memboikot turnamen tersebut atas dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Qatar.
Dugaan pelanggaran HAM tertuju pada perlakuan para pekerja yang tidak manusiawi saat proses pembangunan stadion sehingga mengakibatkan banyaknya korban jiwa.
Selain itu, tindakan tersebut diambil sebagai protes atas dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh negara Qatar.
Namun, di tengah seruan aksi protes ini, pihak Kementerian Dalam Negeri Prancis dilaporkan mengirim sejumlah polisi untuk membantu pengamanan di Piala Dunia 2022 Qatar.
Dilansir BolaSport.com dari France 24, terdapat sekitar 220 polisi yang ditugaskan untuk berangkat ke Qatar.
Penugasan tersebut menjadi kontradiktif dengan boikot-boikot yang diserukan dalam waktu belakangan.
Baca Juga: Peserta Piala Dunia - Demi Uruguay, Pemain Tottenham Hotspur Ini Rela Tendang Son Heung-min
Editor | : | Ade Jayadireja |
Sumber | : | france24.com |
Komentar