Baca berita tanpa iklan. Gabung Bolasport.com+

Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Polesan Tangan Dingin Mulyo Handoyo Membekas, Mantan Raja Bulu Tangkis Berburu Pelatih Indonesia

By Nestri Y - Selasa, 28 Februari 2023 | 21:40 WIB
Tunggal putra India Kidambi Srikanth saat tampil pada Indonesia Masters 2021, Kamis (18/11/2021)
HUMAS PP PBSI
Tunggal putra India Kidambi Srikanth saat tampil pada Indonesia Masters 2021, Kamis (18/11/2021)

BOLASPORT.COM - Mantan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia, Kidambi Srikanth, berburu pelatih dari Indonesia demi prestasi tinggi.

Kidambi Srikanth merasa bahwa tak bisa terus menerus mengalami pasang surut performa jelang hajatan besar Olimpiade Paris 2024.

Kidambi kini sibuk mencari pelatih pribadi demi menunjang penampilannya menuju pesta olahraga terbesar di dunia ini.

Keinginan pebulu tangkis dari India itu tampaknya tidak terlepas dari melejitnya performa juniornya, Lakshya Sen.

Ditambah meningkatanya H. S. Prannoy membuat persaingan di pelatnasnya Badminton Association India (BAI) kian sengit.

Persaingan internal di Negeri Bollywood ini memang bisa begitu sengit.

Sebagaimana yang pernah terlihat pada rivalitas dua tunggal putri Saina Nehwal dan Pusarla Venkata Sindhu yang pernah sampai tak mau berlatih di tempat yang sama.

Adapun hasrat Kidambi untuk merekrut pelatih pribadi mulai terpikirkan sejak ia mengalami kegagalan beruntun.

Pada penampilan terakhir di Indonesia Masters 2023, Kidambi langsung kandas di babak pertama karena disingkirkan wakil Merah Putih, Shesar Hiren Rhustavito.

Hasil serupa di dua turnamen awal tahun membuat Kidambi turun ke peringkat ranking 19 dunia itu dalam pembaruan terkini.

Sebagaimana dilansir BolaSport.com dari Indian Express, Kidambi kini mendiskusikan wacana merekrut pelatih baru dengan Kepala Pelatih BAI, Pullela Gopichand.

Peraih medali perak Kejuaraan Dunia 2021 itu tengah mengincar pelatih dari Indonesia atau Malaysia.

Keinginan Kidambi untuk dilatih pelatih asal Indonesia punya alasan kuat.

Pemain 30 tahun itu pernah mencicipi masa kejayaan kariernya saat merasakan tangan dingin Mulyo Handoyo, mantan pelatih Taufik Hidayat, pada 2017 silam.

Kala itu Kidambi menguasai turnamen Super Series dengan mencapai lima kali final dengan empat di antaranya sukses dimenangi.

Progres luar biasa yang mampu membuatnya melesat bercokol di peringkat satu dunia saat itu.

Kidambi sendiri pun mengakui bahwa gaya kepelatihan tunggal putra Indonesia sangat sesuai dengan permainannya.

"Saya cuma mau mencoba sesuatu yang berbeda tetapi tidak meninggalkan apapun yang bisa saya coba jelang Olimpiade 2024," kata Kidambi.

"Gaya melatih dari pelatih Indonesia cocok untuk saya karena lebih agresif," tambah juara Indonesia Open 2017 itu.

Usahanya untuk mencari pelatih baru kini cukup menemui tantangan berat. Sebab sebagian besar pelatih masih terikat kontrak resmi.

Tahun ini jagat bulu tangkis memang sibuk dengan kualifikasi Olimpiade dan, khususnya di Asia, Asian Games 2022 yang tertunda.

"Hampir semua pelatih masih memiliki kontrak sampai Olimpiade atau setidaknya Asian Games," tukas Kidambi.

"Tetapi karena adanya penundaan, menjadi sulit untuk mencari seseorang yang mau," katanya lagi.

Namun, Kidambi mengisyaratkan bahwa ia sudah memiliki sejumlah nama untuk dijadikan calon pelatih anyarnya.

"Saya masih berdiskusi dengan tuan Gopi dan lainnya, tetapi kami sudah punya beberapa usulan nama," kata Kidambi.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Editor : Ardhianto Wahyu Indraputra
Sumber : Indian Express
Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Klasemen

Klub
D
P
1
Liverpool
29
70
2
Arsenal
28
55
3
Nottm Forest
28
51
4
Chelsea
28
49
5
Man City
28
47
6
Newcastle
28
47
7
Brighton
28
46
8
Aston Villa
29
45
9
Bournemouth
28
44
10
Fulham
28
42
Klub
D
P
1
Persib
23
50
2
Persebaya
23
41
3
Dewa United
23
40
4
Persija Jakarta
23
40
5
Bali United
22
37
6
Borneo
23
35
7
Persita
23
35
8
PSM
23
33
9
Persik
23
33
10
Arema
22
32
Klub
D
P
1
Barcelona
26
57
2
Real Madrid
27
57
3
Atlético Madrid
27
56
4
Athletic Club
27
49
5
Villarreal
26
44
6
Real Betis
27
41
7
Mallorca
27
37
8
Rayo Vallecano
27
36
9
Celta Vigo
27
36
10
Sevilla
27
36
Klub
D
P
1
Inter
28
61
2
Napoli
28
60
3
Atalanta
28
58
4
Juventus
28
52
5
Lazio
28
51
6
Bologna
28
50
7
Roma
28
46
8
Fiorentina
28
45
9
Milan
28
44
10
Udinese
28
40
Pos
Pembalap
Poin
1
J. Martin
508
2
F. Bagnaia
498
3
M. Marquez
392
4
E. Bastianini
386
5
B. Binder
217
6
P. Acosta
215
7
M. Viñales
190
8
A. Marquez
173
9
F. Morbidelli
173
10
F. Di Giannantonio
165
Close Ads X