Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Mengenang Kiper Persela Choirul Huda, Enggan Disebut Legenda

By Minggu, 15 Oktober 2017 | 18:17 WIB
Tim medis saat akan mengangkat kiper Persela, Choirul Huda yang tak sadarkan diri seusai bertabrakan dengan rekannya, Ramon Rodrigues, dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento pada laga pekan ke-29 Liga 1 musim 2017 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017). (TB KUMARA/BOLASPORT.COM)

Akan tetapi, nyawanya tak tertolong. Pemain yang setia membela Persela Lamongan itu mengembuskan napas terakhir. 

Enggan Disebut Legenda

Sejak pertama kali mengawali kariernya di dunia sepak bola profesional, Choirul Huda tercatat belum sekali pun berpindah klub.

Karena itu, suporter kerap menyebut dia layak menyandang gelar legenda Persela Lamongan.

Kiper kelahiran 2 Juni 1979 ini mengawali kiprahnya di pentas sepak bola profesional bersama Persela pada tahun 1999.

Dia tercatat telah menjalani 454 pertandingan bersama tim Laskar Joko Tingkir.

Menghadapi kompetisi Liga 1 2017, Huda pun masih tercatat sebagai bagian tim. Hanya, dia menolak sebutan legenda.

“Legenda? Sepertinya saya belum cukup layak menyandang gelar itu. Masih banyak pemain Persela lain yang lebih pantas menyandang gelar itu,” ucap Huda, Kamis (2/2/2017) seperti dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

(Baca juga: Kapten Persela Lamongan Meninggal Dunia, La Mania Menangis Tersedu-sedu)

Ia belum memikirkan gelar sebagai legenda. Dirinya masih fokus memikirkan bagaimana mengantarkan Persela berprestasi pada Liga 1. Apalagi, statusnya saat ini adalah kompetisi resmi.