Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Mantan Rekan Judi Ilegal Kento Momota Jadikan Malaysia sebagai Rumah Kedua

By Delia Mustikasari - Selasa, 25 September 2018 | 21:20 WIB
Pebulu tangkis Jepang, Kenichi Tago (kiri) dan Kento Momota, menjawap pertanyaan seputar kasus pernjudian ilegal yang mereka lakukan, dalam konferensi pers di Tokyo, Jumat (8/4/2016). ( JIJI PRESS/AFP PHOTO )

Tago mengatakan bahwa dia siap memberikan apa yang dia miliki dalam cabang olahraga bulu tangkis, selain sebagai sparring partner atau melatih.

Setelah kasus judi ilegal, Kenichi Tago mengakui bahwa dia tidak pernah berkomunikasi lagi dengan Kento Momota.

Momota saat ini sudah bangkit dan akan naik ke peringkat pertama dunia dalam rilis peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) per Kamis (27/9/2018).

"Dia adalah junior saya dan saya tahu dia spesial, bahkan sebelum dia dilarang bertanding. Dia ditakdirkan untuk menjadi hebat," ujar Tago.

(Baca juga: Bangka Belitung Indonesia Masters 2018 - Ihsan Maulana Raih Gelar Perdana pada 2018)

"Kami tidak menjalin kontak setelah hukuman larangan bertanding bagi Momota dan saya pikir itu yang terbaik untuknya. Saya hanya mengharapkan yang terbaik untuknya," aku Tago.

Kenichi Tago yang merupakan mantan tunggal putra terbaik Jepang itu mengaku telah menghabiskan uang hingga 100 ribu dolar AS (sekitar Rp 1,3 miliar) saat melakukan perjudian ilegal.

Selama berkarier di timnas bulu tangkis Jepang, Tago sempat menduduki peringkat ketiga dunia dan menjadi runner-up All England 2010.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P