Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sontak saja, Javlon pun diberikan kartu merah dan memaksanya keluar lapangan pertandingan lebih awal.
Ketiadaan Javlon tentunya bisa menjadi kerugian besar bagi lini pertahanan Borneo FC.
Terlebih, peran pemain berusia 30 tahun selalu menjadi andalan dan tak pernah tergantikan mengisi posisi bek tengah.
Baca Juga: Timnas Indonesia Hanya Main Lawan Bangladesh pada FIFA Matchday
Pelatih Borneo FC, Risto Vidakovic sendiri mengakui bahwa kehilangan Javlon bukan suatu hal yang mudah.
Namun, dirinya sudah mempersiapkan rencana untuk mengisi kekososngan posisi Javlon.
"Bagi kami, (tanpa Javlon) itu kehilangan besar, tapi kita punya pemain pengganti yg siap tampil bagus," kata Risto.
"Saya rasa kami sudah mengantisipasinya dengan maksima. Kita lihat nanti, semoga pemain pengganti bisa bermain lebih baik," harapnya.
Baca Juga: PSM Makassar Hadapi Madura United, Joop Gall Terkesan dengan Tim Lawan
Sementara itu, Risto memastikan bahwa persiapan timnya menghadapi Persik Kendiri berjalan tanpa kendala.
"Semua pemain dalam kondisi bagus dan kita lihat bagaimana tim bermain hari ini. Semoga tim bisa melanjutkan tren positif," katanya.
Saat disinggung soal adaptasi tiga pemain baru Borneo FC, yakni Serdy Ephy Fano, Indra Mustafa, dan Kei Hirose, Risto cukup optimistis.
"Saya rasa pemain perlu waktu untuk beradaptasi di tim baru. Saya rasa kami telah melewatinya. Mereka pemain bagus di tim dan saya berharap performa baik mereka nanti," ujarnya.