Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
"Saat saya berbincang dengan Xavi, ia mengatakan keberadaan saya mendukung rencana permainannya," kata Kounde seperti dilansir BolaSport.com dari L'Equipe.
"Serangan dimulai dari belakang dan kami bermain di garis pertahanan lawan, lalu kecepatan saya dimanfaatkan untuk antisipasi lawan," ujar Kounde menambahkan.
Xavi mencoba membangun tim yang lebih agresif dan selalu menekan lawan serta menjangkau berbagai area.
Dalam pandangan Xavi, Kounde merupakan sosok yang tepat untuk melengkapi tim impiannya.
Mendengar proposal dari Xavi, Kounde pun langsung bisa membayangkan peran yang akan ia emban di Barcelona.
Hal inilah yang membedakan Barcelona dengan Chelsea soal pendekatan terhadap Kounde.
Sang bek tengah juga sempat berbicara dengan Thomas Tuchel, yang saat itu masih melatih Chelsea.
Namun, pembicaraan dengan Tuchel tidak meninggalkan kesan bagi Kounde seperti yang dilakukan oleh Xavi.
"Saya juga berbicara dengan Tuchel dan merasa ia benar-benar menginginkan kehadiran saya," kata Kounde.