Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Dengan pengalaman yang masih sedikit itu, Potter diprediksi akan sulit untuk membawa Chelsea finis di posisi empat besar.
Padahal, target Si Biru musim ini harusnya bisa menjadi juara mengingat kedalaman skuad yang mereka miliki.
"Berapa kali kita melihat keputusan semacam ini dibuat, di mana seorang manajer kehilangan pekerjaannya beberapa hari setelah jendela transfer ditutup?" ucap Huth seperti dikutip BolaSport.com dari Express.co.uk.
"Chelsea seharusnya benar-benar dekat dengan empat besar, tetapi saya hanya berpikir dalam hal manajer lain di ujung atas klasemen, tanpa tidak menghormati Potter sama sekali, orang-orang seperti Pep Guardiola, Juergen Klopp, Antonio Conte, dan Mikel Arteta, saya pikir mereka semua lebih unggul darinya dalam hal pengalaman di level ini."
"Saya khawatir Chelsea akan kehilangan posisi empat besar. Potter belum pernah bersaing untuk juara, piala, dan untuk sepak bola Liga Champions sebelumnya."
"Lima atau enam tim teratas di divisi ini sangat dekat dalam hal kualitas di lapangan. Akan tetapi, ketika datang ke ruang istirahat, setidaknya ada empat tim lain dengan manajer yang lebih berpengalaman yang akan menjadi keuntungan besar selama musim ini," tutur Huth melanjutkan.
Baca Juga: PIALA DUNIA - Timnas Italia Tak Lolos, Jorginho Jagokan Negara Kelahirannya di Qatar
Potter memang lebih banyak melatih tim medioker sepanjang karier kepelatihannya.
Nama Potter baru disorot media saat berhasil membawa Brighton and Hove Albion finis di posisi 10 besar pada musim 2021-2022.