"Maksud saya, saya pikir Salah merasa frustrasi di AS Roma, meski memiliki banyak gol, karena tidak mampu menunjukkan ketajaman yang sama dengan saat ini. Dan sekarang Salah mendapatkan bola di dekat kakinya dan sepertinya dia selalu menemukan cara untuk memasukkannya ke dalam jala (gawang lawan)," ujarnya.
Saking herannya, Pallotta sampai bercanda dengan menanyakan ukuran gawang Liga Inggris lebih lebar hingga Salah lebih mudah mencetak gol.
(Baca Juga: Lionel Messi Salah Tingkah Saat Ketahuan Hendak Merangkul Fan Cewek oleh Sang Anak)
"Apakah mereka memiliki jaring yang lebih besar di Premier League?" kata pria asal Italia itu berkelakar.
"Sungguh menakjubkan menyaksikannya dan setiap kali dia mencetak gol saya bergumam, 'Ya ampun'," tuturnya lagi.
Palotta sendiri mengaku transfer Salah ke Liverpool menguntungkan pihaknya karena sisa kontrak sang pemain tinggal satu tahun.
Kontra Liverpool, AS Roma Harus Hadapi Monster yang Mereka Ciptakan Sendiri https://t.co/UiwpVQJrp1
— BolaSport.com (@BolaSportcom) 24 April 2018
"Ketika Anda melihat Salah sekarang, Anda dapat mengatakan itu pembelian yang luar biasa (bagi Liverpool)," kata Pallotta kepada ESPN yang dinukil BolaSport.com.
"Masalahnya pada saat itu adalah ketika (Direktur Sepak Bola AS Roma) Monchi masuk, Salah ingin pergi. Dia punya sisa kontrak satu tahun sehingga pada tahun selanjutnya AS Roma tidak akan mendapat apa-apa (gratis)," ucapnya.
Editor | : | Kautsar Restu Yuda |
Sumber | : | Espn.co.uk |
Komentar