"Marseille dan Lille juga berbicara dengan saya tetapi keluarga saya ada di Irak."
"Saya ingin mengajak mereka tetapi ayah saya tak akan mau. Mungkin di tahun berikutnya saya akan pergi," jelas Younis.
Nyatanya Younis tak merealisasikan mimpinya, karena di tahun 2007 sampai 2011 ia masih setia bermain untuk Al-Gharafa dimana ia mencetak 72 gol dalam 95 laga.
Karier sepak bolanya ditutup pada 2016 saat membela Al-Talaba, usai itu namanya tak terlalu sering muncul lagi di kabar sepak bola internasional.
Terakhir kali namanya muncul di pemberitaan dunia saat ia bermain bersama bekas pemain timnas Irak di laga persahabatan melawan legenda sepak bola dunia pada 9 September 2017.
Terdapat nama-nama beken yang pernah malang melintang di kompetisi benua Eropa yang melawan Younis cs, seperti Edgar Davids, Michel Salgado, dan Hernan Crespo.
Laga persahabatan itu bertujuan untuk melupakan sejenak perang saudara yang berkecamuk di Irak.
"Ini laga yang penting untuk rakyat Irak," kata Younis dalam jumpa pers sebulan sebelum laga, dikutip BolaSport.com dari Peace-sport.org.
Sekarang tak terdengar lagi kabar dari Younis selain pemberitaan negaranya yang masih dilanda perang.
Semoga di usianya yang ke-38 kali ini ia diberikan kesehatan dan keselamatan.
Selamat ulang tahun untuk satu-satunya pemain yang selalu mencetak gol di empat laga beruntun Piala AFC, Younis Mahmoud.
Editor | : | Jalu Wisnu Wirajati |
Sumber | : | Dari Berbagai Sumber |
Komentar