Alassane sendiri pun sudah mengakui keterlibatannya dalam pengaturan skor.
"Ya, saya melakukan hal-hal itu. Tapi semua orang membuat kesalahan bukan?" ujar Alassane.
"Saya pikir saya sudah mendapat ganjarannya, saya tidak tahu harus berkata apa lagi," pungkasnya.
MHA memutuskan menjatuhi hukuman pencabutan kewarganegaraan dengan mempertimbangkan sifat dan bentuk operasi sindikat pengaturan skornya serta bagaimana keterlibatannya dan seberapa berat tindakannya bagi kepentingan publik.
Dalam undang-undang Singapura, pencabutan kewarganegaraan sebagai hukuman atas tindakan kriminal memang dimungkinkan bagi warga naturalisasi.
Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik
channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
Editor | : | Aulli Reza Atmam |
Sumber | : | tnp.sg |
Komentar