Yang membuat City tidak senang dengan jadwal Boxing Day tahun ini adalah karena mereka harus bermain dua kali dalam rentang waktu 48 jam.
Baca Juga: Liverpool dan Man City Dihukum UEFA Atas Insiden di Liga Champions
Salah satu petinggi Manchester City, Omar Berrada mengatakan bahwa pihak Liga Inggris tidak memiikirkan kondisi pemain ketika membuat jadwal tersebut.
"Kami kecewa karena jadwalnya sangat ketat untuk para pemain selama Natal," kata Berrada, seperti dilansir BolaSport.com dari Daily Mail.
“Kami jelas memahami bahwa pemegang hak siar merupakan pertimbangan penting dalam hal penjadwalan, tetapi kami juga perlu memastikan bahwa kami melindungi keselamatan para pemain."
Baca Juga: Man City Siap Kucurkan Dana, Pep Guardiola Bisa Belanja Pemain Baru
"Kami telah melakukan dialog terbuka dengan pihak liga untuk mempertimbangkan opsi lain, tetapi pada akhirnya, kami harus mematuhi waktu dan tanggal kick-off." tutup Berrada.
Manchester City sedang fokus mengejar Liverpool yang sedang berada di posisi pertama klasemen Liga Inggris.
Dengan jadwal Boxing Day yang padat itu, City khawatir jika mereka akan kehilangan momentum karena kelelahan.
Baca Juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Diprediksi Akan Terjun Bebas Lagi
Manchester City akan kembali bermain di Liga Inggris akhir pekan ini setelah jeda internasional.
Pasukan Pep Guardiola akan bertandang ke kandang Crystal Palace, Selhurst Park pada Sabtu (13/10/2019) pukul 23.30 WIB.
Editor | : | Bagas Reza Murti |
Sumber | : | dailymail.co.uk, FourFourTwo, Sportbible |
Komentar