BOLASPORT.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi favorit juara pada BWF World Tour Finals 2022.
Di atas kertas Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memang menjadi unggulan pertama karena memuncaki peringkat World Tour tahun ini.
Sepanjang tahun 2022, pasangan peringkat tiga dunia tersebut telah memenangkan empat gelar di BWF World Tour.
Fajar/Rian memenangi Swiss Open Super 300, Indonesia Masters Super 500, Malaysia Masters Super 500 dan Denmark Open Super 750.
Tak cuma menjadi pasangan ganda putra dengan gelar terbanyak, Fajar/Rian juga paling sering melangkah hingga final.
Empat partai final lain dijalani Fajar/Rian pada Malaysia Open Super 750, Singapore Open Super 750, Thailand Open Super 500, dan Korea Open Super 500.
Fajar/Rian pun memiliki statistik persentase kemenangan yang tinggi pada tahun ini yaitu 80,6 persen, tepatnya 50 kemenangan dari 62 laga.
Indonesia juga memiliki amunisi lain di ganda putra.
Pasangan veteran, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, menjadi pasangan Tanah Air lain yang bertanding di BWF World Tour Finals 2022.
Baca Juga: Rinov/Pitha Diharapkan Makin Terpacu Usai Rehan/Lisa Raih Gelar
Ahsan/Hendra punya jam terbang tertinggi di turnamen Finals dibanding kontestan lainnya.
Sebelum ini Ahsan/Hendra sudah mengikuti tiga edisi World Super Series Finals atau tiga edisi World Tour Finals.
Pasangan berjuluk The Daddies ini telah menjadi juara tiga kali di turnamen akhir tahun dengan gelar terakhir terjadi pada 2019.
Favorit juara lainnya adalah Viktor Axelsen (Denmark) yang sedang menguasai sektor tunggal putra dengan persentase kemenangan 95,9 persen (47/49).
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut telah menjalani tahun 2022 dengan sangat kuat dan sulit dikalahkan.
Axelsen sempat tak terkalahkan dalam 39 laga beruntun. Ini melewati rekor sebelumnya yang dipegang Lin Dan (China) dengan 31 laga tak terkalahkan
Di World Tour sendiri Axelsen mengemas lima gelar juara termasuk dua turnamen Super 1000, All England Open dan Indonesia Open.
Persaingan di tunggal putri lebih ketat.
He Bing Jiao (China) dan Tai Tzu Ying (Taiwan) memimpin tunggal putri dengan win rate masing-masing 81,6 persen (40/49) dan 81,2 persen (39/48).
Baca Juga: Legenda Tunggal Putra Malaysia Sebut Comebacknya Shi Yu Qi Jadi Ancaman Besar
He Bing Jiao juga merebut empat gelar World Tour sedangkan Tai Tzu Ying memenangkan tiga gelar World Tour.
Sementara dari ganda putri, pasangan nomor satu, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China), diprediksi akan menjadi juara.
Mereka telah mengoleksi lima gelar juara dan memiliki win rate sebesar 86,5 persen dengan 45 kemenangan dari 52 pertandingan.
Terakhir adalah pasangan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) yang sedang memimpin persaingan di ganda campuran.
Zheng/Huang mencetak gelar paling banyak di BWF World Tour 2022 dengan tujuh gelar dari sembilan turnamen yang diikuti.
Apalagi pasangan yang telah meraih delapan gelar juara tersebut memiliki win rate 96,2 persen dengan 51 kemenangan dari 53 pertandingan.
Baca Juga: BWF World Tour Finals 2022 - Kans Wakil Indonesia Cetak Sejarah, Tak Hanya pada Ganda Putra
Editor | : | Ardhianto Wahyu Indraputra |
Sumber | : | badmintonplanet.com, bwf.tournamentsoftware.com |
Komentar