Dalam surat berbeda ini, ada 19 klub yang menolak Liga 2 2022/2023 dilanjutkan.
Klub-klub tersebut yakni Deltras FC, Persipa Pati, Persiraja Banda Aceh, Persekat Tegal, Kalteng Putra, Sriwijaya FC, Karo United, PSPS Pekanbaru, PSBS Biak, Persipal BU, Putra Delta Sidoarjo, Persikab Bandung, Persela Lamongan, Gresik United, PSDS Deli Serdang. PSKC Cimahi, PSCS Cilacap, Persiba Balikpapan, dan Perserang Serang.
Baca Juga: Pengakuan Sandy Walsh setelah Bawa KV Mechelen Lolos ke Semifinal Piala Belgia 2022/2023
Hanya saja dari surat itu Persela Lamongan tidak melakukan tanda tangan.
Isi surat ini juga berbeda dari surat sebelumnya.
Dalam surat ini, klub-klub yang melakukan tanda tangan itu meminta agar kelanjutan Liga 2 2022/2023 digelar dengan sistem bubble dan sepenuhnya tanggung jawab ada di PT LIB.
Apabila tidak dilakukan dengan sistem bubble, mereka mengusulkan agar kompetisi Liga 2 2022/2023 ditunda terlebih dahulu sampai klub-klub siap untuk menggelar pertandingan.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Kenalkan Pemain Baru Ketiga, Pernah Bela Timnas U-19 Indonesia
Sampai sejauh ini masih belum ada konfirmasi terbaru dari PT LIB selaku opetator kompetisi Liga 2 2022/2023.
Tidak adanya Liga 2 2022/2023 membuat tidak ada juga sistem degradasi di Liga 1 2022/2023.
Editor | : | Mochamad Hary Prasetya |
Sumber | : | BolaSport.com |
Komentar