Apalagi, kedua tim memiliki basis suporter yang cukup besar.
"Berita baiknya lagi, laga klasik ini bisa dihadiri penonton."
"Terkait kuota jumlah penonton yang diizinkan akan difinalisasi dalam rakor di Polda Jatim besok," tutup Persebaya.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Waspadai Kehadiran Rahmat Darmawan yang Bawa Aura Positif untuk Barito Putera
Persebaya harus mencari markas baru dalam lanjutan Liga 1 2022/2023.
Hal ini terkait dengan renovasi Stadion GBT dalam persiapan jadi venue Piala Dunia U-20 2023.
Laga terakhir yang bisa digelar di stadion tersebut yakni saat melawan Bali United di pekan ke-8 lalu.
Sisa laga di putaran kedua mereka harus pindah dari stadion yang bisa menampung hingga 46 ribu penonton tersebut.
Stadion Gelora Joko Samudro dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo kemundian dipilih jadi homebase sementara bagi tim Persebaya.
Menariknya, tim Bajul Ijo sempat pamit karena pertandingan melawan PSM jadi laga terakhir mereka menggunakan Stadion GJS yakni pada pekan ke-26.
Sementara laga kandang selanjutnya yakni melawan Arema FC pada pekan ke-28 harus ditunda karena tidak ada stadion yang memiliki standar tinggi untuk menggelar laga beresiko tinggi.
Setelah melawan Persib, Persebaya memiliki dua laga kandang lain.
Yakni melawan Persija Jakarta (4/4/2023) dan Dewa United (22/4/2023).
View this post on Instagram
Editor | : | Mochamad Hary Prasetya |
Sumber | : |
Komentar