Portugal sebenarnya tak perlu bertarung sampai tahap akhir jika Cristiano Ronaldo mampu mengonversi hadiah penalti di akhir babak pertama perpanjangan waktu.
Dipercaya maju sebagai algojo penalti, CR7 gagal menuntaskan tugasnya.
Selain gagal penalti, Ronaldo juga dianggap tidak memberikan kontribusi berarti buat Portugal selama pertandingan.
sang kapten justru tampak kesulitan dan beberapa kali menyia-nyiakan peluang yang diciptakan rekan satu timnya.
Gara-gara performa tersebut, media-media Portugal mulai mempertanyakan kapasitas Ronaldo sebagai ujung tombak Selecao das Quinas.
Surat kabar ternama Portugal, Publico, bahkan mendesak agar megabintang Al Nassr itu dicadangkan saat menghadapi Prancis.
Mereka menilai Ronaldo akan lebih berguna ketika tampil sebagai pemain pengganti.
"Satu lagi penampilan buruk dari sang kapten. Sama seperti di gim sebelumnya, dia menghabiskan banyak waktu di lapangan tanpa melakukan sesuatu," tulis Publico, yang dikutip BolaSport.com dari Sportbible.
"Kemudian dia membuat keputusan buruk di area penyelesaian akhir, umpan buruk di depan gawang, dia merusak beberapa permainan, dan tidak akurat dalam penyelesaian akhir."
Editor | : | Ade Jayadireja |
Sumber | : | Sportbible.com |
Komentar