Tunggal putri Indonesia sudah 28 tahun belum lagi meloloskan wakilnya ke final setelah terakhir kali melalui Mia Audina sejak Olimpiade 1996 Atlanta.
Gregoria sendiri berkomitmen untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya di depan An Se-young.
"An Se-young pastinya adalah lawan yang susah. Saya mau berusaha sebaik mungkin menampilkan yang terbaik yang saya punya," kata Gregoria.
"Saya tidak akan memikirkan hasilnya tapi saya ingin berjuang sekuat tenaga," tutur Gregoria.
Pasalnya, An juga sedang tidak dalam kondisi fisik yang sempurna karena catatan cedera yang dialaminya.
Atlet berusia 22 tahun itu masih belum menampilkan kemampuan terbaiknya saat menghadapi Akane Yamaguchi (Jepang) pada babak perempat final.
"Saya merasa gugup dan banyak kehilangan. Saya malu karena saya tidak bisa menampilkan bahkan 70 persen dari kemampuan saya," kata An Se-young dilansir BolaSport.com dari Sport Chosun. katanya.
"Saya akan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi," ujarnya seusai laga kontra Yamaguchi.
"Saya tidak tahu bagaimana rasanya. Saya merasa seperti terjatuh," ujarnya ketika ditanya kembali mendapatkan kesempatan untuk meraih medali di panggung Olimpiade.
Editor | : | Delia Mustikasari |
Sumber | : | Olympics.bwfbadminton.com |
Komentar