Pemain asal Klaten, Jawa Tengah itu tahu ke mana saja arah-arah antisipasi pengembalian Fikri maupun Daniel dengan sangat baik.
Kemenangan Leo/Bagas juga turut menjadi bukti bahwa racikan baru ganda putra pelatnas PBSI di bawah asuhan Aryono Miranat cukup jitu untuk memijak sebuah final turnamen bertaraf BWF World Tour Super 500.
Namun, Leo/Bagas tidak boleh terlena terlalu lama karena euforia melaju ke final.
Di laga puncak, mereka sudah ditunggu pasangan Juara Dunia 2023, wakil tuan rumah, sekaligus unggulan teratas yaitu Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae.
Kang/Seo merebut tiket final lewat laga lebih dramatis dan penuh kerja keras.
Mereka mendapat perlawanan alot dari kombinasi baru Taiwan yang memuat Juara Olimpiade Tokyo dan Paris yaitu Wang Chi-Lin dari partner barunya, Chiu Hsiang Chieh.
Butuh 68 menit bagi Kang/Seo untuk menumbangkan lawan dengan skor rubber game 25-27, 25-23, 21-11.
Sementara itu, kejutan kembali terjadi di jajaran penyandang status unggulan pertama.
Korbannya kali ini adalah ganda putri tuan rumah, Baek Ha-na/Lee So-hee.
Sorak sorai dukungan publik sendiri tidak mampu menambah kepercayaan diri Baek/Lee yang berakhir kalah dua gim langsung ketika menghadapi Pearly Tan/Muralitharan Thinaah (Malaysia).
Editor | : | Ardhianto Wahyu |
Sumber | : | BWF Tournament Software |