Kemenangan yang akhirnya didapat jelas menjadi bahan bakar bagi Marquez untuk kembali bersinar di MotoGP.
Akan tetapi, Marquez tak mau terlalu senang dengan hasil sempurna yang diraihnya di Motorland Aragon kemarin.
Marquez menyadari bahwa dia masih memiliki kekurangan untuk mengejar gelar juara lagi yakni inkonsistensi.
Ya, pembalap asal Cervera, Spanyol, itu masih merasa kurang bisa menunjukkan penampilan yang impresif secara stabil dari seri ke seri.
Apalagi kemenangan yang diraih Marquez kemarin terjadi di jenis sirkuit serta kondisi aspal yang benar-benar disukainya.
Maka dari itu, Marquez tak begitu puas hanya karena tidak bisa dikejar rival-rivalnya pada balapan MotoGP Aragon.
Dia masih 'iri' dengan dua rivalnya yaitu Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Jorge Martin (Prima Pramac) yang selalu tampil cepat di sirkuit mana saja.
"Kami harus menjadi lebih konsisten. Jorge Martin dan Pecco Bagnaia lebih baik dari kami dalam hal ini," kata Marquez.
Marquez tetap merendahkan ekspektasinya dalam seri balap MotoGP San Marino yang akan dihelat di Sirkuit Misano, Italia, pada 6 hingga 8 September 2024.
Editor | : | Ardhianto Wahyu |
Sumber | : | Speedweek.com |
Komentar