Megawati nomor satu dalam rasio serangan sukses dengan 52,76 persen, satu-satunya pemain dengan rasio di atas 50 persen pada putaran ketiga.
Mega juga memimpin statistik serangan lain yaitu open attack (berhadapan langsung dengan pemain lawan), timed attack (didahului dengan gerakan tipuan), rear attack (spike dari baris belakang), dan quick open.
Bahkan dalam poin blok, Mega menempati urutan ketiga dengan 18 poin. Pemain dengan tinggi 184cm itu menjadi satu-satunya pemain bukan middle blocker hingga 13 teratas.
Terpilihnya Megawati mengakhiri kedigdayaan pemain terbaik Korea yaitu Kim Yeon-koung.
Pemain yang pernah meraih sukses di Liga Korea, Jepang, dan Turki tersebut menjadi MVP ronde pada putaran pertama dan putaran kedua.
Kim Yeon-koung berperan penting dalam tren 14 kemenangan beruntun Heungkuk Life Pink Spiders pada awal musim.
Akan tetapi, kali ini Kim Yeon-koung hanya mendapatkan 2 suara dari 31 yang masuk, sementara Megawati menerima 13.
MVP ronde dipilih oleh media menurut regulasi KOVO.
Secara kebetulan, Megawati dan Red Sparks juga yang mengakhiri laju sempurna Pink Spiders dengan kemenangan 3-1 pada putaran ketiga.
Megawati telah memenangi penghargaan MVP ronde sebanyak dua kali. Sebelumnya dia diganjar penghargaan serupa dalam debutnya pada putaran pertama musim lalu.
Pemenang penghargaan MVP ronde mendapatkan hadiah sebesar 2 juta won atau sekitar 22 juta rupiah menurut kurs saat berita ini ditulis.
Editor | : | Ardhianto Wahyu |
Sumber | : | sports.chosun.com |
Komentar