Sebagai catatan, Pulisic seperti Bennacer di mana dia juga dikabarkan sudah pernah bentrok dengan Conceicao perihal gaya permainan.
Itu sebabnya Pulisic kini jadi sering dibangkucadangkan kendati di paruh pertama musim dia adalah pemain terbaik Milan.
Menurut Tuttomercatoweb, Bennacer seperti mengatakan bahwa pendekatan kepelatihan Conceicao bukan meningkatkan kemampuan pemain yang sudah ada.
Dia lebih kepada sosok yang memaksakan idenya harus dijalankan oleh pemain.
Kini seiring dengan kesulitan besar yang dialami AC Milan, omongan Bennacer sepertinya memang benar.
Faktanya, Conceicao sendiri sering mengeluhkan bahwa para pemain Milan susah menjalankan ide-ide yang diinginkannya.
Kerasnya karakter Conceicao barangkali menjadi pangkal masalah karena setiap awak tim Milan pastinya sudah memiliki kebiasaan cara bermain.
Kebiasaan itu susah diubah ketika pelatih tidak mengizinkan ada titik temu antara idenya dengan karakter pemain yang sudah ada.
Alhasil, kengototan Conceicao untuk memaksakan ide permainannya malah seperti menghancurkan AC Milan dari dalam.
Imbasnya tentu saja adalah performa yang semakin lama semakin terlihat ngawur.
Hanya dalam 2 minggu terakhir, perjalanan Milan di musim 2024-2025 berantakan.
Mereka kalah dari Feyenoord dan tersingkir dari Liga Champions.
Sekarang impian lolos ke Liga Champions musim depan juga hampir hancur dengan 2 kekalahan beruntun di Liga Italia.
Editor | : | Dwi Widijatmiko |
Sumber | : | Tuttomercatoweb.com |